Selasa, 22 Desember 2009

cara membuat blog......

sebelum kita membuat blog....
pastikan diri kita sudah mempunyai email terlebih dahulu....!!! ^_^
kemudian ikuti langkah-langkah pada gambar dibawah ini...!!!




 








 

------(({{{[   selamat mencoba   ]}}}))------





^_^ 


Senin, 21 Desember 2009

Mengenal aplikasi yang terdapat pada MS.Excel....

Sebelum kita mengenal aplikasi yang terdapat pada excel, kita dianjurkan tuk mengenal  lembar kerja excel.






¨  Formula Bar adalah : tempat dimana kita menuliskan rumus formula, tapi harus diingat bahwa penulisan rumus formula bukan berupa angka melainkan alamat cell / cell addressnya.
¨  Setiap kali menuliskan formula yang diperlukan harus selalu diawali dengan tanda sama dengan (=) atau tanda tambah (+).
¨  Name Box adalah : tempat yang menunjukkan alamat dari cell / address cell yang ditunjuk oleh pointer.
¨  Name box mencatat alamat cell pointer dengan diawali pencatatan nama kolom (A-IV) selanjutnya nomor baris (1-65536), sebagai contoh :
¨  cell B5 dibaca kolom ke-2 ( yakni kolom B) baris ke-5


jenis data pada cell
  1. Konstanta, terdiri dari 4 jenis type data yakni :
¤  Character : semua huruf dan angka yang tidak dapat digunakan dalam melakukan perhitungan yakni A-Z, a-z, dan 0-9
  1. Formula seperti rumus yang selalu diawali dengan tanda sama dengan (=) atau tanda tambah (+). Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.
Pemakaian fungsi pada MS Excel
¨  Operator Perhitungan MS Excel
¤  Penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, dan pangkat dilakukan dengan cara menuliskan alamat selnya bukan angkanya pada formula bar.
¨  Contoh :
¤  Penjumlahan : =A1+B1 atau +A1+B1.
¤  Pengurangan : =A1-B1 atau +A1-B1.
¤  Perkalian : =A1*B1 atau +A1*B1.
¤  Pembagian : =A1/B1 atau +A1/B1.
Pangkat 2 : = A1^2 atau A1^2.

Fungsi bantu statistik
  1. Max (Range) : mencari nilai terbesar dari suatu range.
  2. Min (Range) : mencari nilai terkecil dari suatu range.
  3. Sum (Range) : mencari jumlah dari isi data yang terdapat pada suatu range.
  4. Average (Range) : mencari nilai rata-rata dari suatu range.
  5. Count (Range) : mencari jumlah data yang terdapat pada suatu range.
Fungsi kelompok text
  1. Left : mengambil karakter yang ada di sebelah kiri dari satu kesatuan karakter. Penulisan : =LEFT(teks, jumlah_karakter)
  2. Right : mengambil karakter yang ada di sebelah kanan dari satu kesatuan karakter. Penulisan : =RIGHT(teks, jumlah_karakter)
  3. Mid : mengambil karakter yang ada di tengah dari satu kesatuan karakter. Penulisan : =MID(teks, angka_awal, jumlah_karakter)
  1. Upper : mengubah semua karakter dalam setiap kata yang ada pada suatu teks menjadi huruf besar / kapital. Contoh : =UPPER(“saya”) menghasilkan SAYA
  1. Lower : mengubah semua karakter dalam setiap kata yang ada pada suatu teks menjadi huruf kecil. Contoh : =LOWER(“SAYA”) menghasilkan saya
  2. Proper : mengubah karakter pertama dalam setiap kata yang ada pada suatu teks menjadi huruf besar / kapital dan mengubah huruf berikutnya dengan huruf kecil. Contoh : =PROPER(“saya sedang praktikum”) menghasilkan Saya Sedang Praktikum
  3. Len : mengambil karakter terkiri sejumlah yang dinyatakan pada argumen jumlah_karakter. Contoh : =LEN(“Praktikum”) menghasilkan 9
  4. Text : mengubah angka menjadi teks dengan jumlah desimal sesuai yang dinyatakan pada argumen format_teks. Penulisan : =TEXT(angka, format_teks) Contoh : =TEXT(100/4,“0.00”) menghasilkan 25.00
  5. Dollar : mengubah angka menjadi teks mata uang dolar, disertai pembulatan dan jumlah desimal menurut argumen jumlah_desimal. Penulisan : =DOLLAR(angka, jumlah_desimal) Contoh : =DOLLAR(22/7,6) menghasilkan $3.142857. =DOLLAR(22/7,5) menghasilkan $3.14286.
  6. Char : mengubah angka antara 1 sampai 255 menjadi karakter kode ASCII. Contoh : =CHAR(125) menghasilkan }.
  7. Code : mengubah karakter pertama menjadi kode ASCII. Contoh : =CODE(“Infor”) menghasilkan 73. =CODE(“Ikan”) menghasilkan 73 juga
Fungsi bantu logika
¨  And (Logical 1,logical 2,…,logical 30) → menghasilkan argument true jika semua logika benar.
¨  Or (Logical 1,logical 2,…,logical 30) → menghasilkan argument true jika salah satu logika benar.
¨  Not (Logical) → menghasilkan kebalikan logika.
¨  If (Logical Text, Value True, Value False) → menghasilkan argument dengan pemenuhan syarat yang telah ditentukan
Fungsi absolute
¨  Fungsi penggunaan absolut ini adalah apabila kita tidak ingin referensi cell berubah saat suatu formula disalin, buatlah referensi cell absolut dengan mengetik tanda dillar ($) atau tekan F4 apabila pengetikan referensi cell yang anda ingin tidak berubah. Seperti formula =D4 berubah saat anda salin ke cell lain, tetapi $D$4 selalu merujuk pada cell yang sama.




Minggu, 20 Desember 2009

mengenal fitur-fitur yang ada di BIOS....

mengenal fungsi-fungsi yang terdapat pada BIOS:


 

optimalkan windows dengan regedit....


 Meningkatkan Performa Grafis
       Klik kanan pada My Computer, pilih Properties.
       Klik tab Advanced. Pada bagian Performance, klik Settings.
       Klik Adjust for best appearance. Klik OK
       Klik OK

Meningkatkan Performa System
       Jika memori PC up to 512 MB, kita dapat meningkatkan kinerja PC dengan membiarkan core system tetap di dalam memory, caranya:
       Tekan Windows key + R, ketik regedit.
       Buka folder: HKEY_LOCAL_MACHINE -> SYSTEM -> CurrentControlSet -> Control -> Session Manager -> Memory Management.
       Klik 2x DisablePagingExecutive, ubah value data menjadi 1.

Memback-up Registry
       Buka Registry Editor. Klik tombol Start -> Run. Kemudian, ketik regedit lalu tekan Enter.
       Pada Registry Editor, pilih menu File -> Export.
       Beri nama misalnya: backup-registry, kemudian Save.

Menghilangkan Logo XP ketika Booting
       Klik Start -> Run. Ketik msconfig. Klik OK
       Klik tab BOOT.INI. Ceklist /NOGUIBOOT.
       Klik OK kemudian Restart

Mempercepat Proses Shutdown
       Buka Registry Editor.
       Buka folder: HKEY_LOCAL_MACHINE -> SYSTEM -> CurrentControlSet -> Control
       Double klik WaitToKillServiceTimeout dan ubah nilainya menjadi lebih rendah dari 2000.
       Klik OK

Mengakhiri Layanan Lebih Cepat  
       Buka Registry Editor
       Buka folder: HKEY_LOCAL_MACHINE -> System -> Control-Set001 -> Control.
       Double klik WaitToKillServiceTimeout, ubah value data menjadi 5000. Klik OK.

Mengakhiri Program Lebih Cepat 
       Buka Registry Editor
       Buka folder HKEY_CURRENT_USER -> Control-Panel –> Desktop.
       Double klik WaitToKillAppTimeout, kurangi Value data menjadi 5000
       Pada folder yang sama, klik 2x AutoEndTask kemudian ubah value data menjadi 1. klik OK

cara Menginstal OS windows.....

Cara menginstal sistem operasi
Sebelum kta mengetahui cara menginstal sistem operasi, sebaiknya kita mengenal terlebih dahulu tentang sistem operasi.
            Sistem operasi merupakan sebuah penghubung antara pengguna dari komputer dengan perangkat keras komputer.
Untuk menginstal sebuah sistem operasi komputer kita diharuskan mengetahui tentang bios dan bagaimana cara untuk masuk kedalamnya.
Setiap merek komputer pasti memiliki bios yang berbeda dengan yang lainnya.
Contohnya adalah sebagai berikut:
Manufaktur BIOS
TOMBOL
AMI BIOS
Del
Award BIOS
Ctrl+alt+esc
Esc
Del
Phoenix BIOS
Ctrl+Alt+Esc
Ctrl+Alt+F1
Ctrl+Alt+S
Ctrl+Alt+Enter
Ctrl+Alt+F11
Ctrl+Alt+Ins
Langkah pertama :
Restart komputer anda dan sebelum post pertama atau booting pertama tekan tombol sesuai dengan tabel manufaktur bios yang ada di komputer anda selanjutnya anda akan berada di bios .

Langkah kedua:
Sebelum memulai instalasi sistem operasi terlebih dahulu ubah boot devive priority dari HARDISK  menjadi CD ROM seperti gambar dibawah ini.
Setelah setingan boot device dirubah dari hard disk ke cd rom simpan setingan tersebut dengan  menekan perintah yang sesuai dengan manufaktur bios computer anda seperti yang dikomputer penulis F10:Save and Exit.
 
Langkah ketiga:
Setelah setingan bios sudah yakin benar masukan cd intalasi windows yang anda miliki tentunya cd intalasi yang memiliki licency dari Microsoft hal ini dilakukan sesuai legalitas hak cipta. Setelah itu restart computer dengan menekan tombol CTRL+ALT+DELL atau restart dengan menekan tombol restart yang ada di cpu.Tunggu beberapa detik untuk booting pertama dari cd instalasi. Maka akan muncul perintah seperti gambar dibawah ini.
 sewaktu perintah ��press any key to boot from cd��..�� muncul . Tekan salah satu tust yang ada di key board untuk memulai proses instalasi . Maka mulailah proses intalasi windows seperti gambar di bawah ini.

Langkah keempat:
Selesai windows memeriksa atau loading file beberapa saat maka akan keluar suatu pernyataan tentang lesensi seperti gambar di bawah ini.

Tekan F8 yang ada di keyboard untuk setuju dan memulai proses instalasi.

Langkah kelima:
Selesai menekan F8 akan muncul komentar untuk melanjutkan proses berikutnya seperti gambar di bawah ini . Lalu tekan ENTER pada keyboard computer anda.


Langkah keenam:
Setelah menekan enter maka proses dilanjutkan untuk memilih direktori tempat sistim operasi ditempatkan . seperti gambar di bawah ini.

Perlu diketahuin didalam memilih direktori partisi hardisk haruslah direktori partisi hardisk yang aktif/primery.setelah memilih partisi hardisk yang akan dijadikan primary kemudian tekan enter. Maka tampilan untuk melakukan format tempat direktori yang dipilih tadi akan terlihat seperti gambar dibawah ini.

Dimana pada option diatas bisa kita tentukan apakah kita mau menformat partisi primery menggunakan format file FAT.FAT32 atau NTFS atau tanpa melakukan perubahan sama sekali.Setelah mematiskan option format yang kita inginkan tekan enter kembali maka akan keluar tampilan seperti gambar berikut.

Setelah sampai pada proses ini anda kembali harus memerintahkan proses formatting dengan menekan tombol F pada keyboard . Maka proses formatting dimulai seperti gambar berikut.

Setelah proses formatting selasai pengkopyan file kederiktori pun dimulai seperti gambar berikut.

Tunggulah sampai proses copying files selesai atau sampai 100 % setelah itu Proses  penyimpanan copying files tadi dimulai seperti gambar berikut.

Begitu selesai proses penyimpanan copying files selesai maka computer secara otomatis di restart ulang atau tekan enter untuk mempercepat proses restart ulang dimulai atau seperti gambar berikut.

Langkah ketujuh:
Setelah proses restart selesai kemudian computer akan booting ulang seperti gambar berikut.

Ketika muncul gambar seperi itu lagi maka kita tidak boleh menekan sesuatu pada keyboard, karena dapat menyebabkan pengulangan proses instalasi .

Kemudian langkah-langkah selanjutnya diantaranya adalah:
·         1. Setting bahasa
·         2. Melakukan registrasi kepada windows, dll.


Setelah proses instalasi windows selesai {dan sukses} maka kita harus mengubah first bootingnya kembali ke hardisk di Bios.

Maka selesailah proses instalasi sistem operasi pada komputer kita
{selamat mencoba ….. ^_^}

Selasa, 15 Desember 2009

merakit komputer yuk.....!!! {part2}

B. INSTALASI HARDWARE (PERANGKAT KERAS)
1. Persiapan :
1. Persiapkan tools yang dibutuhkan seperti obeng(+) dan (-)
2. Pastikan komputer dalam keadaan mati (power off)
3. Jauhkan segala magnet dari hardisk.
4. Jauhkan air dan cairan dari komputer dan komponennya.
5. Sangat disarankan menginstall dengan disertai manual dari motherboard
6. Siapkan Motherboard

















2. Menyiapkan Casing.
a. Siapkan casing yang akan digunakan.
b. Letakkan di atas meja atau tempat lain yang dianggap aman.
c. Lepas sekrup yang ada pada bagian belakang, kemudian buka panel sampingnya
dengan hati-hati, seperti pada gambar berikut ini.
d. Cocokkan posisi motherboard dengan dudukan yang ada pada casing.
e. Pastikan kaki-kaki tersebut akan mendukung motherboard saudara di bagian yang
membutuhkan tekanan kuat, seperti socket processor atau slot memory. Jangan lupa
setiap dudukan motherboard yang ada lubang bautnya harus dikasih sekrup/baut,
agar kedudukannya kuat (tidak goyah).















3. Memasang Motherboard.
a. Siapkan sekrup-sekrup yang digunakan dan obeng, kemudian pasang motherboard saudara dengan benar pada dudukan yang tersedia.
b. Kuatkan (putar searah dengan jarum jam) semua sekrup yang digunakan untuk motherboard tersebut dengan baik dan benar.









4. Memasang Prosesor
Prosesor adalah otak komputer.Oleh karena itu biasanya dipasang paling duluan walaupun sebenarnya tidak apa-apa seandainya tidak dipasang paling awal. Hal-hal yang perlu Anda ketahui mengenai prosesor adalah kecocokan antara jenis prosesor dan soket di motherboard. Gunakan prosesor yang memakai soket yang didukung oleh motherboard Anda atau bisa juga sebaliknya memilih motherboard yang sesuai dengan jenis prosesor yang ingin Anda gunakan. Anda bisa melihat daftar soket beserta slot yang didukungnya pada lampiran buku ini. Kebanyakan soket CPU dan prosesor saat ini dibuat menggunakan arsitektur pin grid array (PGA), maksudnya pin-pin yang terdapat di bawah prosesor yang dimasukkan ke dalam soket. Proses pemasukan prosesor ke soketnya sendiri menggunakan mode zero insertion force (ZIF) sehingga Anda tidak perlu menggunakan tenaga sedikit pun.
1. Bukalah prosesor dari wadahnya.
2. Buka pengait soket prosesor-nya terlebih dahulu. Pengait yang dimaksud di sini adalah sebuah batang yang terletak di sebelah kiri atau kanan soket yang bersangkutan, bergantung pada merek motherboard Anda. Apabila pengait dari prosesor ini tidak diaktifkan, otomatis lubang di soket belum terbuka sehinggatidak bisa Anda masuki prosesor.







3. Ambil dengan tangan Anda dan letakkan pada soket prosesor di motherboard.Ketika memasukkan, Anda perlu memperhatikan tanda yang terdapat di salah satu dari empat ujung prosesor dan cari kecocokan-nya dengan motif yang sama di slot. Hal ini berfungsi mencegah terjadinya kesalahan pemasangan prosesor ke slot-nya.










4. Ketika posisi prosesor sudah berada di atas soket, lepaskan saja pegangan tangan Anda untuk memasukkannya. Anda tidak perlu menekannya karena prosesor akan otomatis masuk ke soket.









5. Setelah prosesor masuk ke soketnya, kencangkan kembali pengaitnya hingga posisi prosesor mantap dan tidak bisa dicabut kembali.









5. Memasang Kipas Prosesor
Prosesor dalam bekerja bias menimbulkan panas yang dapat merusakkan prosesor tersebut mengingat panas (heat) bias merusakkan komponen elektronik dari prosesor tersebut. Untuk itulah diperlukan adanya pendingin prosesor. Ada banyak macam tipe pendingin prosesor, isalnya air, thermal cooler, dan sebagainya. Namun yang paling sering dijumpai adalah cooling fan alias kipas prosesor. Kipas prosesor umumnya Anda dapatkan dalam satu paket bersamaan ketika Anda membeli prosesor.
1. Perhatikan komponen logam di tengah prosesor. Komponen yang menonjol tersebut dinamakan thermal core dari prosesor tersebut. Gunanya untuk menyalurkan panas dari prosesor.









2. Olesilah bagian thermal core tersebut dengan benda mirip cream yang bernama thermal paste. Thermal paste membuat proses konduktansi panas menjadi lebih efektif dan efisien. Thermal paste juga biasanya Anda dapatkan ketika membeli prosesor, hanya saja dalam ukuran yang kecil. Jikalau kekurangan, baru Anda bisa membeli terpisah di took komputer atau toko elektronik terdekat di kota Anda.









3. Siapkanlah cooling fan yang akan dimasukkan. Cooling fan terdiri dari dua bagian. Bagian bawah adalah logam yang berfungsi untuk disipasi/ pelepasan panas. Bagian atasnya adalah kipas untuk mendinginkan logam tersebut. Di bagian logam terdapat pengait untuk memasang komponen tersebut ke atas prosesor di motherboard.










4. Dekatkanlah prosesor di atas motherboard. Lalu kaitkan salah satu sisi pengait dengan nook yang terdapat pada tempat prosesor di motherboard.









5. Tekanlah dan rentangkan sisi pengait lainnya dari pendingin prosesor ke nook satunya di motherboard hingga pendingin terpasang kokoh di atas prosesor.









6. Karena kipas merupakan komponen elektronik yang memerlukan energi listrik untuk menggerakkannya, langkah terakhir adalah menancapkan kabel yang ada di kipas pendingin ke slot yang ada di motherboard. Slot ini biasanya terletak dekat dengan posisi prosesor mengingat panjang kabel dari kipas pendingin umumnya tidak terlalu panjang.










6. Memasang Memori
1. Memori yang digunakan di PC adalah tipe DIMM. Sementara jenisnya yang lazim dijumpai di PC adalah SDRAM dan DDR. Kedua jenis memori tersebut menggunakan slot yang berbeda. SDRAM memiliki 168 pin dan dua takik di bawahnya. Adapun DDR memiliki 184 pin dan satu takik di bawahnya. Sementara DDR2 memiliki 240 pin dan satu takik di bawahnya. Besar kapasitas memori yang dimiliki oleh satu keping RAM biasanya kelipatan dari 128 MB, seperti: 256, 512, 1024 MB, dan seterusnya.










2. Mayoritas prosesor memiliki slot RAM dengan jumlah lebih dari satu. Beberapa motherboard bahkan menyediakan slot RAM untuk banyak jenis RAM, misalnya SDRAM atau DDR. Namun hanya satu jenis memori bisa dipakai dalam waktu yang bersamaan.









3. Bukalah pengait slot prosesor ke arah luar sehingga terlihat menganga. Ketika slot sudah menganga menandakan bahwa slot tersebut siap dimasuki keping memori.









4. Masukkan memori di slotnya. Anda perlu memperhatikan takik di bagian bawah yang merupakan alat untuk menentukan orientasi peletakan memori sehingga tidak terjadi kesalahan pemasangan.










5. Ketika memasangnya, Anda perlu sedikit melakukan penekanan mengingat cara memasukkan memori tidak menggunakan teknologi ZIF seperti prosesor.
6. Tutup kembali pengait slot memori hingga dapat berfungsi untuk mencengkram memori di tempatnya. Takik yang terdapat di samping slot memori akan dipegang oleh pengait dari slot yang bersangkutan.















7. Menyiapkan dan Memasang Hardisk Harddisk
  1. Ambil harddisk saudara, dan perhatikan bagian jumpernya. Pada jumper akan terdapat pilihan Master, Slave atau Cable Select. Informasi ini dapat ditemukan
pada permukaan harddisk.
  1. Pasang jumper pada posisi sesuai dengan yang diinginkan. Jika perlu siapkan pinset untuk mencabut dan memasang jumper pada harddisk.
  2. Beberapa casing manggunakan sistem bracket yang dapat dilepas untuk memudahkan dalam pemasangan harddisk dan floppy drive.
  3. Pilihlah sekrup yang sesuai, jangan sampai terlalu besar atau terlalu panjang, kemudian pasang sekrup tersebut pada dudukan harddisk dengan baik dan benar.














8.
Menghubungkan Harddisk ke Motherboard.
a. Perhatikan bahwa terdapat dua tipe kabel data IDE, yaitu 40-wire dan 34-wire. Kabel 40-wire digunakan untuk harddisk, dan kabel 34-wire digunakan untuk flopy disk drive (FDD).
b. Pemasangan kabel data ini tidak boleh terbalik. Pada salah satu sisi biasanya terdapat kabel dengan warna merah yang menandakan pin nomor 1.
c. Posisi ini juga ditandai di harddisk. Normalnya posisi pin 1 pada harddisk (kabel warna merah) berada tepat di sebelah connector daya (warna merah pula).
9. Memasang Floppy Disk Drive (FDD).
a. Memasang Floppy drive, hampir sama dengan memasang harddisk, kecuali untuk beberapa model casing yang memisahkan tempat floppy dan harddisk.
b. Beberapa tipe casing, kemungkinan perlu untuk membuka panel depannya terlebih dahulu sebelum memasang floppy disk drive.












10. Menyiapkan CD / DVD Drive.
a. Seperti halnya harddisk, CD / DVD drive juga menggunakan jumper untuk posisi Master dan Slave. Atur jumper tesebut pada posisi yang diinginkan.
b. Apabila hanya terdapat sebuah harddisk, maka jumper berada pada posisiMaster.
c. Seandainya terdapat 2 buah harddisk pada satu computer dan keduanya diaktifkan, maka 1 harddisk dijadikan Master dan harddisk satunya harus diatur pada posisi Slave.
11. Memasang CD / DVD drive.
a. Untuk memasang CD / DVD drive biasanya kita perlu melepas panel depan casing terlebih dahulu, atau tergantung juga jenis dan model casing yang digunakan.
b. Membuka penutup drive yang ada pada panel depan.
c. Pasanglah CD/DVD drive dengan benar, kemudian tutup kembali panel depan (jika menggunakan panel depan).
12. Menghubungkan CD / DVD drive ke Motherboard.
a. Pemasangan kabel data IDE dari CD/DVD ke motherboard sama dengan pemasangan harddisk.
b. Pasang connector CD / DVD, dan ujung satunya lagi ke motherboard, pada connector yang bertuliskan CD.
c. Jangan lupa untuk selalu merapikan kabel-kabel tersebut agar tidak saling terkait dan “semrawut”. Atur lintasan dan jalur kabel dengan rapi, jika perlu ikatlah agar lebih rapi dan enak dipandang mata.
13. Menghubungkan Kabel Connector pada Motherboard.
a. Sekarang kita perlu menyambung kabel-kabel dari casing ke motherboard.
b. Kabel ini terdiri dari switch daya, indikator harddisk, indikator daya, tombol reset dan speaker, seperti tampak pada gambar berikut ini.
c. Untuk casing yang menyediakan panel depan, misalnya universal serial bus (USB), maka kabel-kabelnya juga harus dihubungkan ke motherboard agar dapat berfungsi dengan normal.















14. Menghubungkan Kabel Daya.
a. Setelah semua terpasang, maka langkah selanjutnya adalah menghubungkan kabel daya dari catu daya ke motherboard, harddisk, FDD dan CDROM.
b. Untuk motherboard Pentium 4, biasanya paling tidak ada 2 connector daya yang harus dipasang, seperti gambar berikut ini.
c. Kemudian sambungkan juga kabel-kabel daya ke hardisk, floppy, dan CD/ DVD. Jika casing saudara menggunakan kipas pendingin, maka hubungkan ke catu daya atau ke motherboard, sesuai dengan connector yang dimiliki.






























15. Siapkan Komponen-Komponen Bagian Luar.
a. Jika komponen bagian dalam sudah beres, maka sekarang giliran komponenkomponen bagian luar, seperti monitor, keyboard, mouse dan speaker.
b. Untuk komponen-komponen ini, kita tinggal menyambungkan kabel-kabelnya saja pada terminal yang telah ditentukan, misalnya keyboard, mouse, speaker dan lain-lainnya.
c. Jangan lupa untuk kabel-kabel daya, baik untuk bagian casing maupun monitor.






























16. Memeriksa Catu Daya.
a. Periksalah dengan seksama untuk catu daya yang digunakan. Tegangan normalnya adalah 220 – 230 Volt. Apabila disediakan switch, maka pindahkan switch ke sumber tegangan yang sesuai.
b. Beberapa power supply dilengkapi dengan pemindahan tegangan (switch) antara 110 atau 220 Volt.



























17. PC Saudara Sudah Siap.
a. Sekarang PC saudara sudah benar-benar siap, dan bisa di ON kan power Supplynya. Jangan lupa sebelum mengONkan Power Supply tersebut untuk selalu “berdo’a” terlebih dahulu.
b. Kalau belum mau ON periksa sekali lagi pengkabelan daya (sumber tegangan) yang digunakan untuk mensupply perangkat computer tersebut. Panduan Praktis Merakit dan Menginstall Komputer
19. Menginstall Operating Sistem dan Software-Software yang Diinginkan.
a. Setelah semua dirakit dengan benar, sekarang adalah tahap menginstall system operasi yang digunakan dan juga software-software yang diinginkan. Untuk sistem operasi Windows misalnya saudara dapat memakai Windows 98, Windows 2000 Professional, Windows XP atau mungkin Linux.
b. Install pula software aplikasi lainnya sesuai dengan kebutuhan, seperti Microsoft Office 2003, Open Office, Star Office, Acrobat Reader dan software aplikasi lainnya sesuai dengan kebutuhan.
c. Berusahalah untuk menggunakan Software yang resmi (ada licensenya), kecuali kalau memang software tersebut open source.
d. Beberap contoh software yang open source, misalnya knoppix, OpenOffice, StarOffice dan lain sebagainya.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites